25 September 2012

Gelora tanpa Asmara


Aku bernafas dan melanjutkan langkahku
Aku menapaki jalan suram curam penuh lobang
Ohh sayang andai kau disini
Jalan ini pasti tak terasa sepi
Pelajaran kini tak lagi menyenangkan
Karna hanya pilu yang dapat aku rasakan
Ohh cinta kusandarkan harapan di pundakmu
Lalu kau tiup bagai debu
Ohh cinta aku beri kau genggaman harapan
Namun dengan senyum kau tinggalkan
Amboiii apa yang terjadi padaku
Aku tak dapat berjalan lurus
Sekalipun arah telah menunjuk tapi hati ini tak dapat membacanya
Sayang aku ini tanpamu
Sayang aku ini tak tau harus apa
Aku terlalu tergoda akan cintamu
Hingga aku memilih mati dari pada hidup tanpamu

Tidak ada komentar: